Rechercher dans ce blog

Friday, July 30, 2021

Private placement, saham publik Darma Henwa (DEWA) akan turun dari 71% menjadi 56% - Investasi Kontan

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) segera menggelar penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atawa private placement. DEWA akan menerbitkan 5,87 miliar saham baru.

Saham baru ini memiliki nilai nominal Rp 50 per saham dan harga pelaksanaan Rp 60 per saham. Artinya, total nilai private placement DEWA mencapai Rp 352,2 miliar. 

Jumlah saham baru yang diterbitkan ini setara dengan 21,18% dari total modal disetor Darma Henwa setelah private placement. DEWA menggelar aksi korporasi ini untuk membayar utang yang jatuh tempo tahun lalu.

Seluruh saham baru DEWA dalam private placement akan diambil oleh Highrank Investment Limited. Darma Henwa memiiki utang yang jatuh tempo dengan total nilai US$ 23,80 juta kepada Highrank Investment Limited pada akhir Juni 2020. 

Baca Juga: Laba bersih Darma Henwa (DEWA) naik 26% meski pendapatan turun 10% pada kuartal I

Pada Desember 2020, Highrank menyampaikan demand of payment karena Darma Henwa belum memenuhi pembayaran yang seharusnya dilakukan pada 1 Juli 2020. Pada 21 September 2020, DEWA dan Highrank membuat perjanjian penyelesaian atas kewajiban tersebut melalui dua opsi skema. 

Pertama adalah pembayaran selambat-lambatnya 5 Januari 2021. Kedua, konversi seluruh pokok fasilitas menjadi saham biasa seri B dengan kurs nilai tukar yang disepakati Rp 14.800 per dolar AS. Transaksi akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 60 per saham.

Setelah aksi korporasi, Highrank akan memiliki 21,18% saham DEWA. Porsi kepemilikan saham Goldwave Capital Limited akan turun dari 17,14% menjadi 13,76%. Porsi kepemilikan Zurich Assets International Ltd akan turun dari 11,50% menjadi 9,06%. Sedangkan porsi saham publik DEWA akan turun dari saat ini 71,04% menjadi 56%.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) yakin dapat membayar kewajiban pada tahun ini

"Tidak terdapat perubahan pengendalian dalam perusahaan setelah rencana transaksi dilaksanakan," ungkap Darma Henwa dalam keterbukaan informasi atas rencana aksi korporasi ini, Rabu (28/7). DEWA menambahkan bahwa tidak ada hubungan afiliasi antara Highrank dan Darma Henwa.

Untuk meminta persetujuan rencana aksi korporasi ini. Darma Henwa akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada Jumat (30/7).

Pemegang saham Highrank adalah Twocents Consultancy Group Limited dan World Power & Lighting Inc. Direktur perusahaan investasi ini adalah Darren Yong Keng Hoe.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Private placement, saham publik Darma Henwa (DEWA) akan turun dari 71% menjadi 56% - Investasi Kontan
Read More

Yang Terjadi Jika Keluar dari Grup WhatsApp Dua Kali - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam keadaan jengkel dan emosi, sering kali Anda secara gegabah keluar dari grup WhatsApp. Padahal, informasi yang ada di dalam grup masih dibutuhkan.

Apa lacur, Anda kemudian meminta admin untuk kembali mengundang Anda ke dalam grup. Satu kali keluar-masuk grup tak jadi masalah. Tapi, apa yang terjadi jika keluar dari grup WhatsApp dua kali?

Keberadaan fitur grup WhatsApp pada dasarnya mempermudah seseorang untuk memberikan atau menjangkau informasi. Di dalam grup, informasi disebar dan dijangkau dengan mudah.


Setiap pengguna WhatsApp umumnya tergabung ke dalam lebih dari satu grup. Mulai dari grup teman, pekerjaan, hingga keluarga besar.

Sayangnya, tak semua grup digunakan dengan sebagaimana mestinya. Alih-alih berbagi informasi penting, grup malah kerap kali dipenuhi oleh pesan-pesan yang mengganggu. Tak heran jika banyak pengguna WhatsApp yang keluar dari grup dengan gegabah.

Ilustrasi WhatsappIlustrasi. Yang terjadi jika keluar dari grup WhatsApp dua kali adalah Anda tak bisa dengan mudah kembali bergabung ke dalam grup. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Tak perlu khawatir jika Anda menyesal dan ingin kembali bergabung dengan grup. Anda hanya perlu meminta admin untuk kembali mengundang Anda ke dalam grup.

Jika Anda adalah admin, maka anggota grup akan dipilih secara acak untuk menjadi admin baru. Anda dapat meminta admin baru untuk mengundang Anda masuk ke dalam grup.

Satu kali keluar grup masih bisa membuat Anda kembali bergabung di dalam grup. Namun, hal yang sama tak akan berlaku jika Anda telah dua kali keluar dari grup yang sama.

Yang terjadi jika keluar dari grup WhatsApp dua kali adalah Anda harus menunggu 24 jam sebelum admin dapat mengundang Anda kembali.

Artinya, Anda tak bisa dengan mudah langsung kembali bergabung ke dalam grup. Menukil laman WhatsApp, admin hanya diperbolehkan mengundang Anda atau pengguna yang telah keluar dua kali, dalam waktu 24 jam setelah Anda keluar.

Semakin sering Anda keluar dari grup, semakin lama waktu tunggu yang diperlukan untuk kembali bergabung. Maksimal, WhatsApp memberikan waktu tunggu hingga 81 hari.

Fitur tunggu ini dikembangkan WhatsApp beberapa tahun lalu. Fitur ini dikembangkan sebagai proteksi untuk mempersulit admin dalam menambahkan nomor yang sudah keluar grup sebanyak dua kali.

Ilustrasi Whatsapp. CNN Indonesia/Bisma SeptalismaIlustrasi. Ada hal yang terjadi jika keluar dari grup WhatsApp dua kali, yakni Anda tak bisa kembali bergabung dengan grup secara langsung. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

Peraturan ini muncul lantaran admin grup WhatsApp punya kebebasan untuk memasukkan siapa pun tanpa persetujuan anggota. Hal ini kerap membuat admin jadi seenaknya mengundang pengguna.

WhatsApp menilai hal ini menyalahi hak pengguna. Alhasil, peraturan ini pun muncul, yang baru mempersilakan admin mengundang kembali pengguna yang telah keluar dua kali untuk bergabung dalam waktu 24 jam setelah pengguna keluar.

Untuk menghindari hal-hal yang terjadi jika keluar dari grup WhatsApp dua kali, Anda disarankan untuk tidak gegabah dengan keputusan keluar dari grup. Bagaimana pun, grup WhatsApp dibuat untuk mempermudah informasi.

(asr)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Yang Terjadi Jika Keluar dari Grup WhatsApp Dua Kali - CNN Indonesia
Read More

Thursday, July 29, 2021

Ekonomi Amerika Pulih dari Pandemi, Tumbuh 6,5% pada Kuartal II - Katadata.co.id

Ekonomi Amerika Serikat pulih dari pandemi Covid-19 pada kuartal kedua tahun ini. Produk domestik bruto AS tumbuh 6,5% secara tahunan, lebih baik dibandingkan pertumbuhan 6,3% pada kuartal pertama.  

Pertumbuhan PDB AS ini jauh di bawah ekspektasi para ekonom  sebelumnya yang mencapai 8,4%. Sebelum kasus Covid-19 meningkat kembali di AS, para ekonom bahkan memperkirakan pertumbuhan mampu mencapai 10%. 

Meski ekonomi AS saat ini lebih besar daripada sebelum pandemi,  tingkat pertumbuhannya mungkin mencapai puncaknya tahun ini. Namun, dengan kecepatan yang jauh lebih lambat dari yang diharapkan seiring penyerbaran varian Delta. 

PDB adalah ukuran semua barang dan jasa yang diproduksi pada periode April hingga Juni. Menurut Departemen Perdagangan AS, tingkat PDB kuartalan naik menjadi US$19,4 triliun pada kuartal kedua, lebih tinggi dari $19,2 triliun pada kuartal keempat 2019.

“Kami telah mencatat bahwa laju pertumbuhan PDB kuartal II adalah ukuran yang baik dari 'batas kecepatan' ekonomi, mengingat gangguan rantai pasokan yang meluas. Batas kecepatan itu sedikit lebih rendah dari yang kami duga," ujar Mike Englund, kepala ekonom di Action Economics dalam risetnya, Jumat (30/7) seperti dikutip CNBC. 

Englund mengatakan dia akan menyesuaikan perkiraannya untuk paruh kedua. Ia memperkirakan, ekonomi Amerika tahun ini  tumbuh sebesar 6,1% secara tahunan dan prediksi  The Fed sebesar 6,8% hingga 7,3% terlalu tinggi. 

Laju pertumbuhan pada kuartal kedua adalah yang tercepat sejak kuartal ketiga tahun lalu, ketika ekonomi bangkit kembali 33,4% setelah jatuh dalam pada kuartal kedua 2020. Selain itu, ini adalah tingkat pertumbuhan terbaik sejak 2003.

Ekonom dikejutkan oleh beberapa elemen dari laporan kuartal kedua. Persediaan tetap menjadi hambatan, sementara banyak bisnis yang diharapkan akan mulai bangun kembali. Pengeluaran pemerintah juga negatif, seperti juga beberapa kategori konstruksi.

“Segala sesuatu yang diharapkan lemah menjadi sedikit lebih lemah. Ada lebih banyak kejutan lemah daripada kejutan kuat,” kata Tom Simons, ekonom pasar uang di Jefferies.

Kinerja konsumsi adalah titik terang dan melampaui ekspektasi. Konsumsi naik 11,8% selama kuartal pertama, dengan pertumbuhan 12% dalam layanan. Konsumen adalah sekitar 70% dari semua aktivitas.

Simons mengatakan hambatan dari memudarnya stimulus sudah muncul pada kuartal kedua, setelah ledakan besar pengeluaran pemerintah. Ia mencontohkan, pengeluaran pemerintah nonpertahanan turun 10,4%, setelah naik 40,8% pada kuartal pertama.

Simons mengatakan aktivitas ekonomi diperkirakan akan meningkat pada September ketika sekolah dibuka kembali dan pekerja diharapkan kembali ke kantor mereka.

"Saya pikir masih ada alasan untuk optimis tentang sisa tahun ini dan 2022," katanya.

Inflasi adalah bagian dari hambatan di kuartal kedua. Diukur dengan pengeluaran konsumsi inti, inflasi naik 6,1%, tingkat tertinggi sejak 1983.

“Kami tidak berharap inflasi tetap pada tingkat itu. Alasan mengapa kami masih mengharapkan pertumbuhan yang solid tahun ini adalah karena kami tidak akan melihat inflasi yang tinggi," kata Luke Tilley, kepala ekonom di Wilmington Trust.

Tilley mengatakan varian Delta menjadi faktor perlambatan pertumbuhan tahun ini. Namun,  kondisi akan mengarah negatif jika ekonomi melambat karena konsumen telah menghabiskan tabungan mereka atau mengubah kebiasaan belanja untuk jasa.

Dia menunjukkan cara bisnis merespons pandemi membentuk perbedaan pengeluaran. Ia mencontohkan, pengeluaran untuk struktur turun tetapi kekayaan intelektual dan peralatan lebih tinggi.

“Teknologi memungkinkan kita untuk terus membelanjakan uang terlepas dari apa yang terjadi dengan Covid-19. Itu membuat ekonomi secara keseluruhan tetap berjalan tetapi itu juga berarti Anda dapat secara permanen menghilangkan beberapa pekerjaan lebih cepat, ”kata Diane Swonk, kepala ekonom di Grant Thornton.

Swonk mengatakan wabah Covid-19 yang lebih besar dapat memicu perilaku konsumen yang dapat memengaruhi pengeluaran dan memperlambat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. 

Adblock test (Why?)


Ekonomi Amerika Pulih dari Pandemi, Tumbuh 6,5% pada Kuartal II - Katadata.co.id
Read More

AstraZeneca Kantongi Rp17,3 T dari Jualan Vaksin Covid-19 - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

AstraZeneca mengumumkan hasil penjualan vaksin covid-19 mencapai US$1,2 miliar atau setara dengan Rp17,3 triliun (asumsi kurs Rp14.467 per dolar AS) pada semester I 2021.

Perusahaan mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 40 persen menjadi US$2,1 miliar sepanjang semester I 2021. Sementara pendapatan perusahaan naik 14 persen menjadi US$15,5 miliar. Itu termasuk pendapatan dari penjualan vaksin covid-19 sebesar US$1,2 miliar.

Dikutip dari AFP, perusahaan farmasi asal Inggris ini telah mengirimkan sekitar 319 juta dosis ke seluruh dunia selama periode tersebut. Pendapatan yang Astra kantongi sebanyak US$572 juta penjualan di Eropa dan US$455 juta di pasar negara berkembang.


"Kami telah membuat kemajuan dramatis dengan vaksin Covid-19 kami Vaxzevria. Mulai hari ini, AstraZeneca dan mitra kami telah merilis satu miliar dosis ke lebih dari 170 negara," kata CEO Pascal Soriot, Kamis (29/7).

AstraZeneca mengembangkan vaksin covid-19 pertama dengan Universitas Oxford dan menjualnya dengan biaya tanpa menghasilkan keuntungan.

Namun, vaksin tersebut sempat menghadapi keraguan keamanan dan penangguhan di beberapa negara Eropa atas laporan pembekuan darah yang langka.

"AstraZeneca telah mengalami pertumbuhan kuat lainnya berkat kinerja yang kuat di semua wilayah dan area," kata Soriot.

Pertumbuhan jangka panjang akan didukung oleh pembelian perusahaan biotek AS Alexion.

"Baru minggu lalu, kami menyelesaikan akuisisi Alexion, sebuah tonggak besar yang akan memungkinkan kami untuk meningkatkan saluran kami dalam penyakit langka dan imunologi," tambah Soriot.

Selain AstraZeneca, Pfizer pun mengantongi laba dari penjualan vaksin covid-19. Pfizer membukukan laba bersih sebesar US$5,6 miliar atau setara dengan Rp81,1 pada kuartal II 2021. Laba ini naik 59 persen dari periode yang sama tahun lalu pada.

Sementara itu, perusahaan obat pembuat vaksin covid-19 ini mencatat pendapatan naik 92 persen menjadi US$19 miliar atau setara dengan Rp275 triliun. Perusahaan memperkirakan bisa membukukan pendapatan sebesar US$33,5 miliar atau sekitar Rp485 triliun dari pengiriman 2,1 miliar dosis vaksin covid-19.

Pembuat obat asal Amerika Serikat ini telah menggandeng perusahaan asal Jerman, BioNTech untuk membuat vaksin covid-19.

Hasil penjualan ini membuat perusahaan mengangkat prospek laba dan pendapatan perusahaan sepanjang 2021. Chief Executive Pfizer Albert Bourla mengatakan lebih dari satu miliar dosis vaksin telah dikirimkan ke berbagai negara.

"Kecepatan dan efisiensi upaya kami dengan BioNTech untuk membantu vaksinasi dunia melawan covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya, Rabu (28/7).

Pfizer mengatakan margin laba sebelum pajak pada penjualan vaksin Covid-19 berada di kisaran 20 persen, sama dengan perkiraan sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

(age/agt)

Adblock test (Why?)


AstraZeneca Kantongi Rp17,3 T dari Jualan Vaksin Covid-19 - CNN Indonesia
Read More

Hingga semester I, marketing sales Ciputra Development sudah capai 61% dari target - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengembang properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan pendapatan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp 3,6 triliun pada semester I-2021. Jumlah ini meningkat 77% dibandingkan realisasi marketing sales periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Ciputra Development Candra Ciputra menyampaikan, dengan perolehan tersebut, perusahaan telah mencapai 61% dari target marketing sales satu tahun penuh yang sebesar Rp 5,9 triliun. "Kami optimistis tren positif ini dapat diteruskan hingga mencapai target marketing sales tahun 2021," kata Candra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7).

Menurut Candra, ada sejumlah faktor pendukung yang akan membuat Ciputra Development meraih target marketing sales tersebut. "Mulai dari reputasi perusahaan yang baik, tata kelola manajemen yang berpengalaman, kajian mendalam terhadap minat pasar, didukung kesiapan tim pemasaran digital, inovasi pengembangan konsep produk yang ditawarkan, serta berbagai insentif kebijakan pemerintah,” ucap dia.

Baca Juga: Laba bersih Solusi Bangun Indonesia (SMCB) melejit 203,66% di semester I-2021

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Ciputra Development Tulus Santoso menambahkan, untuk mendukung tercapainya target marketing sales tahun 2021, CTRA telah meluncurkan dua proyek baru, yakni proyek apartemen CitraLand Mark Ciracas seluas 7 hektare di Jakarta Timur dan proyek residensial CitraLand Puncak Tidar seluas 32 hektare di Malang.

Selain itu, perusahaan juga meluncurkan sejumlah klaster baru di proyek yang sedang berjalan. Pertama, klaster Neo Paloma, Andora, Faraday, dan Girona di proyek CitraRaya Tangerang. Kedua, klaster Monterrey di proyek CitraLand Cibubur. Ketiga, klaster Resvara di proyek Ciputra Beach Resort, Bali.

Keempat, klaster Spring Dale di Citra Garden City Malang. Kelima klaster Volga di Citra Sentul Raya. Keenam, klaster Taman Kuta Indah di Citra Maja Raya. Terakhir, klaster Clarke Quay di CitraLand Gama City Medan.

“Peluncuran proyek dan klaster baru tersebut sukses karena produknya sangat diminati pasar. Kami akan terus mengkaji pengembangan konsep produk baru dan menerapkan strategi penjualan digital untuk mencapai target tahun ini,” tutur Tulus.

Sebagai informasi, pada tahun 2020, Ciputra Development membukukan marketing sales sebesar Rp 5 triliun. Jumlah tersebut turun 10% dibanding perolehan marketing sales tahun 2019 yang mencapai Rp 6,1 triliun.

Baca Juga: Ekspansi, Kioson (KIOS) gandeng FMCG via GudangPintar.id dan rencanakan rights issue

Sementara dari segi pendapatan, Ciputra Development mencatatkan kenaikan 2,3% secara tahunan, dari Rp 7,6 triliun pada 2019 menjadi Rp 8 triliun pada 2020. Pendapatan tersebut diperoleh dari segmen pengembangan properti yang meliputi penjualan rumah hunian, ruko, tanah, apartemen, dan gedung perkantoran Rp 6,5 triliun, sedangkan pendapatan dari segmen pendapatan berulang yang meliputi pusat perbelanjaan, hotel, sewa kantor, dan rumah sakit sebesar Rp 1,4 triliun.

Sepanjang tahun 2020, CTRA juga telah meluncurkan sejumlah proyek dan klaster baru. Pertama, Mal Ciputra Tangerang. Kedua, klaster Ayodya, Seminyak, Benoa, Champa, Villa Kuta Indah, dan Villa Nusa Indah di proyek Citra Maja Raya. Ketiga, klaster Elecio di proyek CitraGarden Puri Jakarta.

Keempat, klaster Avante, Viale, Ruko Academia, dan Fountain di proyek CitraRaya Tangerang. Kelima, Tower Lotus di Citra Garden City Jakarta. Keenam, Delft Shop Office di CitraLand City Losari Makassar. Ketujuh, klaster Orinoco, Rhine, dan Tiber di proyek Citra Sentul Raya. Terakhir, klaster Red Terracotta di proyek CitraLand Tallasa City Makassar.

 

Editor: Tendi Mahadi

Adblock test (Why?)


Hingga semester I, marketing sales Ciputra Development sudah capai 61% dari target - Kontan
Read More

Arcandra Tahar Beberkan 4 Alasan Tesla Pilih Nikel dari Australia - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar menganalisis keputusan perusahaan teknologi Tesla Inc. yang akhirnya membeli bahan baku baterai mobil listrik berupa nikel dari BHP Australia melalui penandatanganan perjanjian pada 22 Juli 2021.

Adapun, BHP adalah perusahaan tambang dari Australia yang mempunyai area tambang nikel di Australia Barat. Selain memasok nikel, Tesla dan BHP juga akan bekerjasama dalam pengembangan energy storage yang ramah lingkungan.

"Kenapa Tesla memilih tambang nikel di Australia Barat bukan di negara lain? Tidak ada yang tahu pasti kenapa kerjasama yang sangat strategis ini dimulai. Namun demikian, ada beberapa hal yang bisa menjadi petunjuk kenapa Tesla memilih BHP," ujar Arcandra Tahar dalam unggahannya di akun instagram @arcandra.tahar, Rabu, 28 Juli 2021.

Berikut ini adalah analisis dari Arcandra. Pertama, dia menyebut adanya tekanan dari pemegang saham agar Tesla menunjukkan usaha dan berpartisipasi dalam mengurangi dampak dari perubahan iklim.

BHP adalah salah satu perusahaan tambang yang sangat peduli dengan lingkungan dan berhasil menjadi penambang nikel dengan emisi CO2 terkecil.

"Mereka punya komitmen untuk mengelola tambang yang ramah lingkungan dengan menggunakan energi terbarukan," tutur Arcandra.

Kedua, Arcandra menyebut adanya kesamaan visi antara Tesla dan BHP dalam mengatasi masalah kerusakan lingkungan akibat kegiatan bisnis yang tidak berorientasi ramah lingkungan.

Tesla dan BHP berkomitmen untuk punya usaha yang berkelanjutan dan andal, sehingga kegiatan bisnis mereka bisa bertahan lama. Pandangan jauh ke depan dari kedua perusahaan ini akan saling menguatkan posisi mereka di mata investor.

Petunjuk ketiga, kata Arcandra, kerjasama ini diperkirakan akan menaikkan nilai saham kedua perusahaan. "Dapat dibayangkan bagaimana reaksi investor apabila Tesla bekerjasama dengan penambang nikel yang tidak ramah lingkungan. Tesla bisa jadi mendapatkan harga nikel yang lebih murah, tapi kalau nilai sahamnya turun maka kerugian besar bagi Tesla," kata Arcandra.

Hal yang sama juga berlaku bagi BHP yang diperkirakan nilai sahamnya turun bila menjual nikelnya kepada perusahaan yang tidak peduli lingkungan. Situasi tersebut, tutur Arcandra, adalah fenomena yang harus dihadapi perusahaan terbuka. Sehingga, mereka harus peduli lingkungan apabila tidak ingin ditinggal investor.

Keempat adalah adanya usaha yang sungguh-sungguh dari pemerintah Australia membantu perusahaan-perusahaan tambang mereka untuk berpartisipasi dalam mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim.

Pemerintah setempat, kata dia, menyadari bahwa dalam jangka pendek akan ada biaya lebih yang harus dikeluarkan penambang ramah lingkungan. Tapi pemerintah hadir lewat insentif fiskal yang bisa meringankan beban perusahaan tersebut.

"Inilah kunci untuk membangun dunia usaha yang berkelanjutan dan handal. Tidak dipaksa melalui jalan sulit dengan peta jalan yang buram," kata Arcandra.

Empat petunjuk itu, menurut Arcandra, adalah analisis yang belum tentu sepenuhnya benar. Namun, ia mengatakan dari kerja sama itu dapat dicermati bahwa biaya tenaha kerja yang lebih maha di Australia tidak berpengaruh terhadap masuknya investor ke sana.

"Paling tidak bukan sebagai faktor penentu investor berinvestasi di sana. Investor lebih punya ketertarikan terhadap perusahaan dan peluang bisnis yang ramah lingkungan," tutur Arcandra.

Terlebih, dia menilai perusahaan kelas dunia, termasuk Tesla, sangat cerdas dalam mengumpulkan data-data yang akurat terhadap komitmen sebuah perusahaan termasuk praktik-praktik bisnis yang biasa mereka lakukan di suatu negara.

Sebelumnya, Tesla disebut-sebut bakal menanamkan modalnya di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada akhir tahun lalu.

Luhut saat itu mengaku dihubungi oleh Tesla. "Saya tadi baru ditelepon Tesla di Amerika mereka, juga berminat membangun lithium battery di Indonesia karena mereka melihat Indonesia memiliki cadangan nikel ore terbesar di dunia," ujarnya dalam pernyataan resmi (9/7/2021).

Menurut Luhut, Tesla menanyakan apakah cadangan nikel di Tanah Air akan cukup untuk dikembangkan menjadi industri baterai lithium. Dia lantas menjawabnya dengan mengajak Tesla agar menanamkan uangnya di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Konten Premium Masuk / Daftar

Adblock test (Why?)


Arcandra Tahar Beberkan 4 Alasan Tesla Pilih Nikel dari Australia - Bisnis.com
Read More

Lender fintech lending dari kalangan ritel masih terus bertumbuh - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di saat banyak pemain fintech lending mengincar pendanaan (lender) dari korporasi, lender ritel justru secara konsisten terus bertumbuh. Hal ini dinilai banyak investor ritel yang mulai percaya untuk melakukan investasi di fintech lending dengan imbal hasil yang kompetitif.

Kalau melihat data OJK di Mei 2021, jumlah outstanding pinjaman yang diberikan oleh lender ritel sebesar Rp 4,95 triliun. Padahal outstanding pinjaman dari lender ritel di awal tahun sebesar Rp 3,81 triliun yang berarti ada pertumbuhan sebesar 29,03%.

Salah satu pemain fintech lending, Modal Rakyat mengaku kalau saat ini rata-rata dana dari lender ritel per bulan sampai Juni 2021 bisa mencapai Rp 65 miliar atau berkontribusi 30% dari total portofolio yang ada dan mengalami pertumbuhan hingga 7 kali lipat dari periode yang sama di tahun lalu. 

Baca Juga: Bisnis dompet digital panen berkah dari lonjakan transaksi saat pandemi

Padahal, sejatinya Modal Rakyat saat ini fokus mengincar lender korporasi karena lebih memberikan keuntungan dikarenakan tingkat likuiditas lender korporasi jauh lebih tinggi dibandingkan ritel.

“Pertumbuhan lender ritel berarti menandakan bahwa masyarakat sudah semakin aware dengan keuangan dan P2P Lending bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengembangkan dananya dan memperoleh imbal hasil yang kompetitif,” ujar CEO Modal Rakyat, Hendoko Kwik.

Hendoko juga menyampaikan kalau lender ritel Modal Rakyat saat ini kebanyakan berasal dari kalangan milenial berumur 18-25 tahun. Menurutnya, hal tersebut sesuai  dengan visinya yang ingin menjadi inklusi keuangan digital di Indonesia. 

“Kami mengoptimalkan dengan cara pendanaan yang bisa dimulai dari Rp 25 ribu dengan imbal hasil berkisar 12%-18% per tahun. Namun perlu diingat high risk, high return, masyarakat juga harus aware bahwa dalam setiap instrumen investasi selalu memiliki risiko,” imbuh Hendoko.

Baca Juga: OJK: Sektor jasa keuangan tetap stabil di semester I-2021

Pertumbuhan juga dialami oleh fintech lending Amartha yang hingga Juni mendapatkan pendanaan ritel sebanyak Rp 274 miliar atau sama dengan 30% dari total pendanaan mereka. Amartha sendiri sejatinya berharap kontribusi dari pendana ritel sampai akhir tahun bisa tumbuh menjadi 40%.

“Berdasarkan perbandingan pertumbuhan lender ritel antara semester 1 2020 dan semester 1 2021 terlihat adanya peningkatan sebanyak 22%. Dengan adanya produk crowdfunding yang akan diluncurkan, Amartha optimis lender retail akan tumbuh,” ujar CCO Amartha, Hadi Wenas.

Editor: Tendi Mahadi

Adblock test (Why?)


Lender fintech lending dari kalangan ritel masih terus bertumbuh - Kontan
Read More

Korsel Targetkan 300 Ribu Wisatawan dari Indonesia pada 2022 - Republika Online

Kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan anjlok pada 2020 dan 2021. REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Korea Selatan (Korsel) menargetkan kun...