/data/photo/2021/07/15/60f039da2cd96.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Korindo Group membantah tuduhan terhadap isu pembakaran lahan sebagai akibat dikeluarkannya Korindo dari Lembaga Sertifikasi Hutan atau Forest Stewardship Council (FSC).
Manajemen Korindo menyatakan, laporan yang menuduh Korindo secara sengaja dan ilegal membakar lahan telah ditolak FSC.
“Melalui investigasi tersebut, FSC telah menyimpulkan, tuduhan pembakaran lahan yang ditujukan ke Korindo Group adalah tidak benar,” ujar manajemen Korindo dalam keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021).
Baca juga: Korindo Dikeluarkan dari FSC, Mengapa?
Seperti diketahui, panel investigasi FSC merupakan badan profesional yang memiliki keahlian dalam bidang kehutanan, sehingga hasil investigasi dan keputusan yang diambil bersifat obyektif serta dapat dipercaya.
Adapun keputusan FSC kali ini tidak memiliki keterkaitan dengan tuntutan dari Forensic Architecture terkait kebakaran lahan di Papua.
Menurut manajemen, tidak ada masalah yang serius dalam pengambilan keputusan FSC.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
FSC mengakhiri penggunaan lisensi merek dagang dengan Korindo per 16 Oktober 2021 dikarenakan adanya perbedaan prosedur dalam proses pemilihan verifikator independen dan netral.
Baca juga: Dikeluarkan dari FSC, Korindo Group Upayakan Penuhi Ketentuan Roadmap
“Hanya terjadi perbedaan prosedur dalam proses pemilihan verifikator independen dan netral yang kemudian menyebabkan penundaan dalam proses asosiasi. Sudut pandang ini telah disepakati bersama antara FSC dengan Korindo,” ujar manajemen Korindo.
Korindo Bantah Dikeluarkan dari FSC karena Deforestasi Hutan Papua - Kompas.com - Kompas.com
Read More
No comments:
Post a Comment