Rechercher dans ce blog

Thursday, July 1, 2021

BUMN TWC Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Keluarga Cendana - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah resmi mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur dari pengelola sebelumnya Yayasan Harapan Kita pada Rabu (31/6) kemarin.

Humas TMII Adi Widodo mengatakan pengambilalihan pengelolaan tersebut meliputi seluruh aset dari TMII.

"Resmi pengambilalihan aset termasuk pengelolaannya, kalau kemarin masih masa transisi," kata Adi Widodo seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/7).


Adi menambahkan terkait status pegawai TMII ke depannya dirinya belum mengetahui keputusan lebih lanjut.

"Status pegawai masih yang kemarin, cuma nanti bentuknya seperti apa kami belum tahu," ujarnya.

Kemensetneg mengambil alih pengelolaan TMII setelah Presiden RI Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII pada 31 Maret 2021.

Proses pengambilalihan TMII dimulai sejak 1 April 2021. Yayasan Harapan Kita diberi waktu tiga bulan untuk menyerahkan pengelolaan aset negara tersebut ke tim transisi yang dibentuk Kemensetneg.

Sebelumnya, selama 44 tahun terakhir, TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 Tahun 1977.

[Gambas:Video CNN]

Dikelola TWC

Usai mengambil alih Taman Mini, Kementerian Sekretariat Negara langsung bekerja sama dengan PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko  untuk memanfaatkan objek wisata itu.

Kerja sama dilakukan melalui penandatanganan kesepakatan pengelolaan. Penandatangan dilakukan oleh Sekretaris Kemensesneg Setya Utama dan Direktur Utama PT TWC Edy Setijono.

Penandatanganan juga disaksikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

"Melalui penandatanganan ini, maka per 1 Juli 2021, TMII akan dikelola PT TWC sebagai mitra kerja sama pemanfaatan dengan jangka waktu selama 25 tahun," kata Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono di Sleman.

Edy berharap agar keberadaan TMII bisa menjadi representasi keragaman dan kekayaan potensi bangsa Indonesia yang juga memikat para insan global untuk berkunjung ke Indonesia.

"Keberadaan TMII diperlukan untuk melestarikan budaya dan nilai asli Indonesia serta membangun karakter bangsa dengan semangat persatuan dengan keberagaman. Melalui kerja sama pemanfaatan TMII, diharapkan tercipta sebuah landmark Indonesia yang juga mengoptimalisasi wisatawan global nantinya," kata Edy.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan PT TWC sebagai heritage destination management akan mentransformasi TMII menjadi Indonesia Opera yang tetap mengangkat keberagaman budaya Indonesia, dengan menampilkan sisi yang lebih kekinian, relevan, dan inspiratif.

Kerja sama pemanfaatan ini diharapkan bisa membawa sumbangsih yang lebih baik terhadap negara.

(ryn/agt)

Adblock test (Why?)


BUMN TWC Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Keluarga Cendana - CNN Indonesia
Read More

Pemerintah buka masukan dari asosiasi soal pajak industri strategis - ANTARA

Justru kami meminta teman-teman asosiasi berikan masukan, yang sebaiknya diberikan fasilitas itu yang mana, di titik mana, dan yang tepat seperti apa skemanya

Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan pemerintah terbuka untuk menerima masukan dari asosiasi industri guna memberikan usulan terhadap skema pajak yang dikenakan pada industri strategis guna mendukung pembangunan.

"Justru kami meminta teman-teman asosiasi berikan masukan, yang sebaiknya diberikan fasilitas itu yang mana, di titik mana, dan yang tepat seperti apa skemanya," kata Yustinus mengatakan dalam diskusi daring Dampak RUU PPN Terhadap Industri Strategis Nasional yang diselenggarakan oleh Pataka dipantau di Jakarta, Kamis.

Ia menjabarkan dalam Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) pada prinsipnya ingin memasukkan seluruh komponen barang dan jasa ke dalam sistem perpajakan agar tercatat dan termonitor dengan baik.

Selanjutnya pemerintah akan mengatur tentang produk barang dan jasa mana saja yang dikenakan pajak dengan perhitungan PPN multi tarif. Pemerintah merancang RUU KUP dengan skema multi tarif yang memungkinkan pengenaan PPN mulai dari 0 persen hingga 25 persen terhadap barang dan jasa.

Pengenaan nilai PPN bervariasi mulai dari 0 persen, pajak final 1 persen, pajak rendah 5 persen hingga 7 persen, pajak umum 12 persen, dan pajak tinggi 15 persen hingga 25 persen tergantung dari barang dan jasanya.

Baca juga: Peneliti: Berikan stimulus pajak hanya ke industri yang tak PHK

Dia menerangkan barang industri yang bersifat strategis seperti bahan baku pakan diberikan fasilitas tidak dipungut PPN, namun bukan berarti dibebaskan dari pajak.

Namun untuk menetapkan besaran pajak tersebut masih terbuka lebar untuk didiskusikan antara pemerintah bersama dengan kalangan pelaku usaha ataupun asosiasi.

"Tadi ada yang bilang kalau bisa di-inputnya jangan dikenai, hanya dikenai waktu di akhir ketika dijual di konsumen, setuju. Maka kami siapkan PPN final, supaya lebih mudah produk dari sektor ini bisa dikenai tarif final 1-2 persen. Mari kita usulkan, dari hasil riset kita berapa sih marjin yang didapat dari hulu ke hilir, sehingga tarif PPN bisa efektif, jangan kebesaran, jangan terlalu rendah. Ini Anda yang tahu tinggal nanti diskusikan dengan Dirjen Pajak," katanya.

Sementara Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Desianto berpendapat penetapan pajak pada barang-barang industri tersebut harus hati-hati karena bisa berpengaruh pada kenaikan harga produk pangan yang dibeli di masyarakat.

Desianto mengatakan dampak berkelanjutan dari pengenaan PPN terhadap kenaikan harga pakan yaitu kenaikan dari harga ayam hidup dan daging ayam karkas mulai dari 1,7 persen sampai 25 persen.

"Setiap kenaikan 1 persen pakan akan berdampak pada kenaikan harga livebird sebesar 1,7 persen, dan berpengaruh terhadap kenaikan harga karkas sebesar 3 persen. Apabila dikenakan tarif PPN 10 persen akan terjadi kenaikan harga livebird 17 persen dan kenaikan harga karkas sebesar 25 persen," kata Desianto.

Baca juga: Pakar: Beri insentif pajak pada industri strategis, ini kriterianya

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Adblock test (Why?)


Pemerintah buka masukan dari asosiasi soal pajak industri strategis - ANTARA
Read More

PAN Tegur Anggota Tolak Karantina Sepulang dari Kirgistan - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegur anggotanya, Guspardi Gaus, yang menolak melakukan karantina usai pulang dari Kirgistan.

Ia juga mengaku sudah mempertanyakan tujuan dari Guspardi menyampaikan penolakannya untuk menjalani karantina itu dalam rapat Panja RUU Otsus Papua DPR dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Hukum dan HAM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (1/7).

"Secara pribadi, hari ini saya sudah tegur, sebagai Ketua Fraksi sudah saya tegur dan sudah saya tanya maksudnya apa dan kedua sudah mengumumkan itu suatu yang tidak benar," kata Saleh kepada wartawan, Kamis (1/7).


Saleh menyatakan bahwa seluruh aturan yang diberlakukan pemerintah harus ditaati semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pasalnya, menurutnya, aturan yang telah dibuat itu bertujuan untuk menjamin kenyamanan dan ketertiban masyarakat umum.

"Pak Guspardi Gaus tentu harus mengikuti aturan itu juga," katanya

Saleh juga mengaku sudah menghubungi Guspardi untuk menanyakan hal yang sebenarnya terjadi. Menurutnya, Guspardi menyatakan pernyataan yang disampaikan sebenarnya bertujuan baik.

Namun, Saleh menyatakan bahwa pernyataan yang disampaikan Guspardi telah disorot dan dimaknai berbeda oleh umum.

Berangkat dari itu, ia menyatakan PAN meminta maaf kepada masyarakat terkait dengan pernyataan Guspardi. Menurutnya, pihaknya pun telah meminta Guspardi untuk segera melakukan isolasi,

"Karena itu, saya kira kita harus gentleman mengatakan ya meminta maaf kepada masyarakat terkait dengan itu, dan kami meminta kepada Pak Guspardi Gaus untuk segera melakukan isolasi," ujar Saleh.

Sebelumnya, Guspardi menyatakan menolak untuk dikarantina setelah pulang dari Kirgistan. Pasalnya, menurutnya, langkahnya ke Kirgistan hanya berupa kunjungan dan tidak dalam waktu yang lama.

"Saya baru datang dari Kirgistan. Saya cemas juga semalam, mau diinapkan di hotel dan memang cara-cara yang dilakukan tidak baik oleh Departemen [Kementerian] Kesehatan," kata Guspardi dalam rapat Panja RUU Otsus Papua DPR dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Hukum dan HAM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (1/7).

Guspardi tak merinci waktu kepulangannya dari Kirgistan ke Indonesia. Ia pun menyampaikan bahwa orang yang seharusnya menjalani karantina ialah yang menetap di suatu negara dalam waktu lama.

Selain karena hanya berkunjung di Kirgistan, Guspardi mengaku penolakannya untuk dikarantina dilakukan lantaran ingin mengikuti rapat Panja RUU Otsus Papua yang berlangsung pada hari ini.

(mts/kid)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


PAN Tegur Anggota Tolak Karantina Sepulang dari Kirgistan - CNN Indonesia
Read More

Dari Persija Jakarta Ke Persib Bandung, Adakah Kisah Sukses Sang Pembelot? - Goal.com

Terakhir diperbarui

Persija

Tercatat 15 pemain Persija di era Liga Indonesia pindah secara langsung ke Persib tanpa bermain di klub lain lebih dahulu.

Kepindahan Marc Klok, ke Persib Bandung pada musim ini langsung menuai sorotan dari publik. Mengingat, pada musim lalu ia berseragam Persija Jakarta, yang merupakan rival dari Maung Bandung.

Namun, Klok bukan pemain Persija pertama yang langsung pindah ke Persib. Sudah ada beberapa nama yang lebih dulu mengambil keputusan tersebut.

Di era Liga Indonesia (1994-sekarang), ternyata ada 40 pesepakbola Indonesia dan asing pernah berbaju Persija dan Persib. Sebanyak 27 pemain membela Persija dahulu, kemudian ke Persib dan sisanya, 13 pemain berseragam Persib lebih dahulu kemudian membela Persija.

Dari 40 pemain yang pernah jadi pujaan publik sepakbola Jakarta dan Bandung, 19 pemain di antaranya nekat melintas Cipularang (jalan yang menghubungkan Jakarta-Bandung) secara langsung. Paling banyak adalah perpindahan secara langsung dari Jakarta ke Bandung.

Tercatat 15 pemain Persija di era Liga Indonesia pindah secara langsung ke Persib tanpa bermain di klub lain lebih dahulu. Sebelum Klok ada beberapa pesepakbola kenamaan di Indonesia yang pernah mencoba peruntungan dengan pindah langsung dari Persija ke Persib, seperti Alex Pulalo, Imran Nahumarury, Jendri Pitoy, Aliyudin, dan Tony Sucipto.

Bahkan Tony memegang predikat pemain yang gemar pindah secara bolak-balik dan langsung dari Persija ke Persib kemudian kembali lagi ke Persija. Pada 2011, ia pindah dari Persija ke Persib kemudian kembali lagi Persija pada 2019.

Tony Sucipto - Persija

Di antara pemain yang nekat pindah lansgung dari Persija ke Persib, kebanyakan kariernya mengalami penurunan, Banyak karier-nya yang tidak langgeng bersama Persib setelah pindah langsung dari Persija.

Hanya Atep dan Tony yan sejauh ini berhak dilabeli pemain tersukses Persib yang berpindah langsung dari Persija. Dua sahabat kental ini punya catatan tiga digit penampilan bersama Persib dan berjasa membawa klub tersebut meraih titel juara pada 2014.

Sebagai pemain yang baru pindah lansgung dari Persija ke Persib, tentu Klok diharapkan Bobotoh bisa mencapai atau bahkan melebihi torehan Atep dan Tony. Akan tetapi, rasa kekhawatiran yang menghantui Bobotoh juga cukup besar mengingat kebanyakan pendahulu Klok yang kariernya tidak lama bersama Persib dan mengalami penurunan.

Daftar pemain yang pindah langsung dari Persija Jakarta ke Persib Bandung di era Liga Indonesia:

Harry Saputra 2002
Andrian Mardiansyah 2002
Andi Supendi 2004
Alexander Pulalo 2004
Imran Nahumarury 2004
Charis Yulianto 2006
Sonny Kurniawan 2007
Atep 2008
Baihakki Khaizan 2010
Tony Sucipto 2011
M. Ilham 2011
Aliyudin 2011
Mohammad Nasuha 2011
Jendri Pitoy 2011
Marc Klok 2021

Adblock test (Why?)


Dari Persija Jakarta Ke Persib Bandung, Adakah Kisah Sukses Sang Pembelot? - Goal.com
Read More

Dharma Satya Nusantara alokasikan 25% dari capex untuk perkuat bisnis berkelanjutan - Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT  Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) makin serius menerapkan standar operasional yang merujuk pada aspek bisnis keberlanjutan. Bahkan DSNG secara khusus mengalokasikan belanja modalnya untuk membiayai penguatan tiga aspek utama keberlanjutan yakni Environmental, Social, and Governance (ESG).

Direktur Dharma Satya Nusantara Jenti Widjaja mengatakan di tahun ini DSNG mengalokasikan investasi terkait implementasi ESG sebesar 25% dari target capex tahun 2021 yang senilai Rp 1 triliun. 

Melansir catatan Kontan.co.id sebelumnya, belanja modal yang dipersiapkan DSNG tahun ini dialokasikan untuk pembangunan Bio-CNG, infrastruktur kebun, dan perawatan tanaman. 

Baca Juga: Jasa Armada (IPCM) bukukan peningkatan laba 2% sepanjang kuartal I 2021

Lebih rinci mengenai alokasi untuk Bio-CNG, di awal tahun ini DSNG melakukan ground breaking pabrik Bio-CNG kedua dengan kapasitas double dari pabrik Bio-CNG pertama yang telah commissioning pada September 2020 lalu. Adapun pabrik kedua ini diproyeksikan mulai beroperasi pada kuartal II 2022 mendatang. 

"Adapun target DSNG pada 2022 mendatang, meskipun belum memfinalkan rencana investasi, namun nilai investasi terkait ESG ditargetkan akan dua kali lipat dibandingkan 2021," jelasnya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (29/6). 

Chief Sustainability Officer Dharma Satya Nusantara, Denys Collin Munang memaparkan, langkah DSNG menerapkan ESG dalam bisnis bermula dari kebijakan perusahaan dan tiga fokus penting yakni hutan, iklim, dan masyarakat. "Kami ingin mengurangi dampak dan juga memberi sumbangan pada 3 fokus itu," jelasnya dalam webinar, Selasa (29/6). 

Hal ini dibuktikan DSNG salah satunya dengan membangun bio-compressed natural gas (CNG) untuk menghemat penggunaan solar serta mengurangi jejak karbon. 

Melansir laporan keberlanjutan DSNG di 2020, 17 September tahun lalu, DSNG melaksanakan uji coba perdana pada pabrik Bio-CNG dan penangkapan metana. Pabrik dengan investasi sekitar Rp 94 miliar, berkapasitas 280 m3 /jam bio-CNG dan output listrik sebesar 1,2 MegaWatt. Lokasi pabrik di Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Agung Podomoro (APLN) bukukan penurunan penjualan hingga 63,3% di kuartal I-2021

Denys mengungkapkan lewat pabrik Bio-CNG, DSNG dalam menghemat bahan bakar solar dari kegiatan pembangkit listrik bersumber gas metana. Adapun produksi energi terbarukan gas Bio-CNG diperkirakan mencapai 2 juta liter per tahun. Menurutnya, dengan kondisi harga pasar solar yang fluktuatif, proyek ini dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan.

Pabrik Bio-CNG ini memanfaatkan Palm Oil Mill Effluent (POME). Unit penangkap metana dari POME ini tidak hanya membangkitkan daya listrik 1,2 MegaWatt, tetapi dengan fasilitas Pabrik Bio-CNG, juga akan memiliki kapasitas untuk memurnikan, mengompresi dan menyimpan ekses gas metana dalam tangki yang dapat dipindahkan.

Proyek ini akan secara efektif menggantikan pemakaian bahan bakar solar dengan energi baru dan terbarukan yang berkelanjutan, untuk generator listrik di pabrik utama kami, maupun di tempat tinggal karyawan, serta sebagai bahan bakar mesin bagi truk pengangkut.

 

Editor: Tendi Mahadi

Adblock test (Why?)


Dharma Satya Nusantara alokasikan 25% dari capex untuk perkuat bisnis berkelanjutan - Kontan
Read More

Baru Tiba dari Kirgistan, Anggota DPR Ini Menolak Karantina dan Hadiri Rapat Panja Otsus Papua - Kompas.com - Nasional Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPR Revisi Undang-Undang (RUU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua Guspardi Gaus menolak untuk dikarantina setelah tiba dari luar negeri, tepatnya Kirgistan.

Ia menolak lantaran beralasan karena hanya berkunjung dan tidak menetap di Kirgistan dalam waktu yang lama.

"Saya baru datang dari Kirgistan. Saya cemas juga semalam, mau diinapkan di hotel. Dan memang cara-cara yang dilakukan tidak baik oleh Departemen Kesehatan," kata Guspardi dalam rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Otsus Papua dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Hukum dan HAM, Kamis (1/7/2021).

Kendati demikian, Guspardi tak mengungkapkan kapan tepatnya ia tiba di Indonesia dari Kirgistan.

Namun, menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, yang seharusnya dikarantina adalah mereka yang menetap di suatu negara dalam waktu yang lama.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Terapkan Karantina Wilayah Pulau Jawa

Selain itu, ia beralasan bahwa penolakan itu dilakukan karena ia ingin mengikuti rapat kerja Panja RUU Otsus Papua yang dilaksanakan hari ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Harusnya yang dikarantina itu adalah orang-orang yang tinggal di luar negeri. Jadi diperlakukan tidak baik. Karena apa, saya ingin hadir pada kegiatan ini," ujarnya.

Usai mengungkapkan hal tersebut, anggota Komisi II DPR RI itu meminta maaf karena telah terlambat mengikuti rapat secara fisik.

Pada rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah seperti Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharief Hiariej.

Aturan mengenai karantina tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

Pada aturan tersebut tertuliskan bahwa pelaku perjalanan dari luar negeri seharusnya menjalani isolasi mandiri selama lima hari.

Baca juga: Berikut Alur Karantina bagi Kontak Erat dan Suspek Covid-19 di Jakarta

Bahkan, beberapa hari lalu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah berencana memperpanjang masa karantina bagi pelaku perjalanan asal luar negeri menjadi 14 hari.

"Pemerintah Indonesia berencana menetapkan perpanjangan durasi karantina dari 5x24 jam menjadi 14x24 jam bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis Covid-19," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Jumat (4/6/2021).

Selain itu, pelaku perjalanan dari luar negeri juga wajib menunjukkan hasil negatif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dari negara asal dan surat bebas Covid-19 berlaku selama maksimal tiga hari sebelum jadwal keberangkatan.

Adblock test (Why?)


Baru Tiba dari Kirgistan, Anggota DPR Ini Menolak Karantina dan Hadiri Rapat Panja Otsus Papua - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Read More

Belanda Sambut Kembali Turis Asing, Ada dari Indonesia? - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com – Belanda sudah membuka perbatasan dan menyambut kembali wisatawan asing yang ingin berlibur sejak 24 Juni 2021.

Melansir Travel and Leisure, Jumat (25/6/2021), wisatawan yang tiba tidak perlu menunjukkan bukti bahwa mereka telah divaksinasi Covid-19 atau melakukan tes Covid-19 sebelum keberangkatan.

Baca juga: Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Selain itu, negara tersebut juga tidak mewajibkan wisatawan untuk karantina setibanya di Negeri Kincir Angin.

Lantas, wisatawan dari negara mana saja yang boleh berkunjung ke Belanda? Apakah Indonesia termasuk? Berikut Kompas.com rangkum, Kamis (1/7/2021), mengutip situs pemerintahan resmi Belanda:

Negara aman dari luar area Schengen

  • Albania
  • Australia
  • China
  • Hong Kong
  • Makau
  • Israel
  • Jepang
  • Lebanon
  • Selandia Baru
  • Makedonia Utara
  • Ruanda
  • San Marino
  • Serbia
  • Singapura
  • Korea Selatan
  • Taiwan
  • Thailand
  • Amerika Serikat
  • Vatikan
Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Pantai Scheveningen, Belanda.Photo by Bart Ros on Unsplash Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Pantai Scheveningen, Belanda.

Baca juga: 4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Negara aman dari dalam area Schengen

  • Austria
  • Belgium
  • Bulgaria
  • Kroasia
  • Siprus
  • Ceko
  • Denmark
  • Estonia
  • Finlandia
  • Perancis
  • Jerman
  • Yunani
  • Hongaria
  • Islandia
  • Irlandia
  • Italia termasuk Sisilia
  • Latvia
  • Liechtenstein
  • Lithuania
  • Luksemburg
  • Malta
  • Monako
  • Norwegia
  • Portugal termasuk Azores dan Madeira
  • Polandia
  • Rumania
  • Slowakia
  • Slovenia
  • Spanyol hanya Kepulauan Balears dan Canaria
  • Swedia
  • Swiss
Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Kinderdijk, Belanda.Photo by Romane Gautun on Unsplash Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Kinderdijk, Belanda.

Baca juga: Unik, Ada Pameran Bau di Museum Belanda

Negara aman lainnya

  • Aruba
  • Bonaire
  • Curacao
  • Saba
  • Sint Eustatius
  • Sint Maarten

Situs pemerintahan Belanda menyatakan, wisatawan yang tiba dari negara-negara tersebut tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes Covid-19. Selain itu, mereka juga tidak perlu karantina mandiri saat kedatangan.

Kendati demikian, jika tiba dengan pesawat, wisatawan wajib mengisi deklarasi kesehatan dan menunjukkannya kepada pihak terkait.

Beberapa maskapai memungkinkan wisatawan untuk mengisi deklarasi kesehatan secara digital saat para penumpang check-in.

Wisatawan dari negara lain bisa ke Belanda?

Situs tersebut menyebutkan, wisatawan dari negara dalam kategori High Risk Area Where There Is A Virus Variant of Concern dan Very High Risk Area tetap bisa berkunjung.

Baca juga: Dulu di Belanda, Kini Keris Bugis Ada di Museum Nasional

Namun, terdapat sejumlah syarat yang perlu dipenuhi seperti yang tertera di laman berikut. Dalam kedua kategori tersebut, Indonesia tidak termasuk di dalamnya.

Akan tetapi, ada kategori lain yakni High Risk Areas: Not On The List of Safe or Very High Risk Areas. Negara-negara yang tidak termasuk dalam dua kategori sebelumnya dilarang memasuki Eropa atau area Schengen.

Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Amsterdam, Belanda.Photo by Tim Trad on Unsplash Ilustrasi Belanda - Pemandangan di Amsterdam, Belanda.

Meski begitu, terdapat pengecualian bagi yang telah divaksinasi Covid-19 jika perjalanan dilakukan oleh warga negara Uni Eropa (UE) atau Schengen, serta untuk tujuan pendidikan, riset, atau kerja. Selengkapnya dapat dilihat di sini.

Selain itu, mereka wajib menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 bagi penumpang berusia 13 tahun ke atas meski mereka sudah divaksinasi.

Baca juga: Unik! Garasi Sepeda di Belanda Terlihat Seperti Bandara Kekinian

Para pelancong juga wajib melakukan karantina mandiri selama 10 hari setibanya di Belanda sebelum dites lagi pada hari kelima setelah tiba di sana.

Jika hasilnya negatif, karantina dinyatakan selesai. Aturan ini juga berlaku bagi pelancong yang sudah divaksinasi Covid-19. Pelancong juga wajib mengisi dan membawa deklarasi kesehatan.

Liburan di Belanda

Meski aturan masuk ke Belanda telah dilonggarkan bagi wisatawan dari daftar negara aman, namun mereka tetap harus memakai masker.

Aturan yang berlaku hingga Agustus tersebut harus dilakukan saat para pelancong berada di transportasi publik. Jaga jarak juga masih harus dilakukan.

Lalu, tempat untuk konser, bioskop, dan tempat untuk olahraga di Belanda sudah dibuka kembali pada 26 Juni lalu.

Baca juga: Cara Museum di Belanda Terapkan Protokol Kesehatan

Pemerintah Belanda juga melonggarkan pengetatan pada pembelian alkohol dan aktivitas minum pada tanggal tersebut. Di Amsterdam, wisata ke distrik merah tidak lagi diizinkan.

Belanda merupakan salah satu dari sejumlah negara di Eropa yang menyambut kembali wisatawan internasional.

Beberapa negara tersebut adalah Yunani, Spanyol, Perancis, Jerman, dan Portugal meski Yunani sudah melakukannya sejak Mei.

Menurut data dari World Health Organization, Belanda telah melaporkan hampir 1,7 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 17.000 kematian akibat virus tersebut. Sejauh ini, negara tersebut telah menyalurkan 14 juta vaksin Covid-19.

Adblock test (Why?)


Belanda Sambut Kembali Turis Asing, Ada dari Indonesia? - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Korsel Targetkan 300 Ribu Wisatawan dari Indonesia pada 2022 - Republika Online

Kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan anjlok pada 2020 dan 2021. REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Korea Selatan (Korsel) menargetkan kun...